Posted by: bayushidajat | May 18, 2009

Budak Geulis & Pinter Made in Garut (Sebuah Pencerahan 01)

Gita Karmelita

Gita Karmelita

Setahun yang lalu saya customer visit ke kota Garut, tentunya dalam rangka tugas kantor. Kota kecil ini adalah kota kelahiranku 45 tahun yang silam. Selesai melakukan melakukan aktivitas pekerjaan sesuai rencana, saya sempatkan diri untuk pergi dan berdoa di pusara Kakek dan Nenek tercinta di Pemakaman Umum Pasir Pogor. Saya arah kan mobil itu menuju arah pusat kota, yang biasa disebut dengan Pengkolan.

Sebelum menuju pengkolan saya sempat berhenti dan melihat-lihat rumah dimana kami dulu tinggal, yaitu di jalan cimanuk yang berpotongan dengan jalan panji wulung, dengan radius dari pusat kota sekitar 100 meter. Saya juga sempatkan bertemu dan Ibu Itjeu dan Teh Renny yang dulu merupakan tetangga dan guru pada saat kakak-kakak ku study disana.

Perjalanan saya lanjutkan kearah rumah bersalin tempat saya dilahirkan, milik Korem 062 Taruman Nagara, namanya klinik bersalain kartini yang terletak di jl. ciledug. Ternyata rumah bersalin tersebut sudah tidak nampak dan baru diruntuhkan saya tidak tahu mau didirikan apa diatas lahan bekas rumah bersalin tersebut, yang memiliki luas antara 700-1.000 meter persegi tesebut. Menurut warga sekitar aktivitas persalinan di pindahkan ke Rumah Sakit Tentara Talun (RST). Dalam benakku berkata, mungkin ini yang dulu suka disebut ibuku dengan sebutan DKT (Dinas Kesehatan Tentara). Didaerah Talun inilah markas Korem 062, berdiri dan merupakan satu kompleks terpadu, yaitu perumahan perwira dan juga Rumah Sakit, Sekarang namanya Jl. Bharata Yudha. Berapa puluh tahun lalu letaknya sangat dipinggir kota dan terasa jauh, tetapi sekarang hanya sekitar 1-2 km dari radius pusat kota yang terletak di Alun-alun.

Saya putarkan mobil dan parkir dipinggir, saya lihat Markas Korem 062, seraya berkata dalam hati, disinilah dulu Almarhum Ayahku berkarya dan ditempat inilah pula ayahku juga terkena fitnah yang teramat keji dan hampir menghancurkan karir militernya. Saya mengingat suasana markas tersebut karena pada suatu hari saya, pernah dibawa oleh ayahku berjalan ke Markas ini. Waktu itu saya hanya pengen tau yang namanya senjata artileri cannon yang ada di markas ini, karena cerita almarhum.  Saya haru dan mengucap doa untuk Almarhum ayahku tercinta, saat itu.

Depan Markas Korem 062 ada persimpangan jalan namanya jalan bharata juda dan jalan karacak. Tepat disebuah hook persimpangan tersebut ada rumah kuno memanjang yang satu menghadap markas Korem dan yang satu bagian muka lagi masul ke jalan karacak. Disitu ada billboard Ugy Salon dan sebuah bengkel motor Honda AHHAS. Saat itu bengkel tersebut sedang beres2 karena waktu sudah pukul 17:00 tetapi Ugy Salon masih rame dikunjungi para tamu langganan. Pemilknya adalah Kang ugy, beliau adalah akhli perawatan dan kecantikan dan alumni IPB Bogor. Konon salon ini cukup punya naman juga di kota garut dan bahkan menangani orang orang ternama dikota ini bahkan sudah mulai merebah ke kota Bandung juga.

Naluri saya rasa nya ada yang lain dari ketika mobil ku diparkir. Ternyata secara tidak sadar mobil saya diparkir di depan sebuah bengkel AHHAS tadi yang tiada lain adalah rumahnya milik Teh Ella, temannya Teh Yani saat saya sama seorang pegawai bengkel tersebut. Ternyata pegai bengkel itupun tiada lain ternyata kakak nya Teh Ella sendiri. Saya memang sudah bilang sama Teh Yani, beberapa hari sebelumnya saat mau ke Garut dan diantaranya saya juga ngobrol tentang teman-temannya saat sekolah di SMA. Salah satu yang di bicarakan waktu itu juga Teh Ella. Sayapun masih ingat dan terbayang sama Teh Ella, walaupun saat itu mungkin saya sekitar kelas 1-2 SD.

Posted by: bayushidajat | May 17, 2009

Nenek Dikunjungi Putrinya

Elly Amaliah dan Nenek

Elly Amaliah dan Nenek

Pada hari Minggu, 17 Mei 2009, Nenek dikunjungi oleh salah satu putrinya yaitu Elly Amaliah, yang kebetulan mengadakan reuni SMA, di rumah temannya yang kebetulan juga tetangga kita Jl. Lembayung 34, Kopo Elok Bandung.

Kita lebih mengenal dengan panggilan De Elly, yang saat ini juga beliau menjabat sebagi wakil bupati, Kabupaten Karawang. De Elly merupakan saudara dari garis aki, anak dari pasangan Alm. Priyatna dan Almh. Ratna Ningsih, yang tiada lain beliau adalah adik kandung langsung aki dan hanya satu-satu nya Wanita.

Jadi secara berurutan Garis Keturunan dari Aki adalah sebagai berikut,:

1. Alm. Hidajat

2. Almh. Ratna Ningsih

3. Alm. Ara Suhara

4. Anung Nugraha

Jadi saat ini hanya tinggal Aki Anung yang masih hidup, yang secara terhormat kami tempatkan beliau sebagi Pini Sepuh, Pada Keluarga Kita.

Saya sangat berharap sekali dari Keluarga Besar Nini Aning, Kel. Besar Aki AA di Ciamis, dapat mengirimkan Dokumen silsilah keluarga dan Riwayatnya, disertai foto para anak cucunya. Tidak perlu panjang singkat tetapi jelas. Mungkin dari data inilah kelak akan kita jadikan Pohon Keluarga, yang bercabang banyak :-)

Posted by: bayushidajat | May 16, 2009

Setengah Abad Oom Hafiz

Hafidz Nasution

Hafidz Nasution

Pada hari Jumat, 15 Mei 2009, Oom Hafiz berulang tahun yang ke 50 tahun. Wooow….setengah abad, yaaa….

Selamat Berulang Tahun, semoga Allah SWT senantiasa memberikan nikmat yang terbaik buat Ooom Hafiz dan Tante Asri, berupa Rizki, Kesehatan, Kebahagiaan dan Umur yang Manfaat…… Amien :-)

Saat ini Oom Hafiz menjalani karier di IT Division – Bank BTPN. Sekarang lebih banyak di Jakarta, karena Head Office nya dipindahkan ke Jakarta.

Jadi pada bulan Mei ini ada 3 orang saudara kita yang berulang tahun:

Tanggal, 12 Mei 2009 Mbak Winda, Tanggal, 13 Mei 2009 Mang Bayu , dan Tanggal, 15 Mei 2009 Ooom Hafidz.

Posted by: bayushidajat | May 16, 2009

Nenek Ditepangan Ku Wargi Ti Garut

Ceu Entin Kang Entis, Ceu Euis Ibu Ule, Nenek, Bi Umu

Ceu Entin Kang Entis, Ceu Euis Ibu Ule, Nenek, Bi Umu

Pada hari ini Sabtu, 17 Mei 2009, Nenek ditepangan ku para wargi ti Garut, diantaranya adalah Bi Umu, Ceu Entin dan Ceu Euis. Para wargi ke Bandung setelah sebelumnya layatan ke Jl. Pagarsih, karena saudara kita suaminya Ceu Nani, Wa Ombah meninggal dunia 2 minggu lalu.

Tampak dalam foto diatas nenek ngadongeng dengan jigrahnya dan bodornya :-) . Selain nengok orang tua satu-satunya dari garis keturunan Aki, Para wargi ti Garut juga ingin mengucapkan, rasa terima kasih atas bantuan keluarga besar Hidajat selama Bi Umu mengalami sakit, perawatan di Rumah Sakit dan lain-lain nya. Saat ini Bi Umu sudah sembuh tetapi kontrol rutin ke dr. akhli paru masih dilakukan.

Posted by: bayushidajat | May 12, 2009

Selamat Ulang Tahun Mbak Winda

Ratih Arawinda

Ratih Arawinda

Hari ini Selasa, 12 Mei 2009, Mbak winda berulang tahun ke-26. “Selamat Ulang Tahun Mbak Winda”. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan umur yang bermanfaat, kebahagiaan serta kesuksesan dalam menjalani kehidupan.

Perjalanan singkat mbak Winda adalah sebagai berikut. Setelah menyelesaikan study S1 pada jurusan farmasi ITB dan memperoleh lisensi Apoteker, Winda melanjutkan Karir pada perusahaan swasta berturut-turut adalah, Lauriel (gimana nulisnya yaa :-) …?), City bank dan Bank Permata.

Saat ini sedang melaksanakan study S-2 pada bidang Management di Universitas Padjadjaran, Bandung.

Yukkk…………kita sama, sama doakan saudara kita, Mbak Winda……….. :-)

Posted by: bayushidajat | May 7, 2009

Berita Duka Cita

Innalillahi Wa Inna illaihi Roji’un, Berita duka cita ini datang dari Keluarga Besar Alm. Abdul Hamid M. Telah meninggal denga tenang kakak kami tercinta Bpk. Ibrani, yang sehari-hari kita panggil dengan panggilan akrab “Bang Ib”, pada tanggal 06 Mei 2009.

Secara medis almarhum pengalami, Hypertensi yang cukup tinggi yaitu sekitar 280/135 mmHg, sehingga menyebabkan pecahnya pembuluh darah pada bagian otak kecil dan batang otak, demikian menurut Aki Asgar dalam obrolan dengan kami ketika kami dan keluarga dari Bandung, melakukan layatan ke rumah duka di daerah Lido, Cigombong, Sukabumi.

Almarhum merupakan kakak dari Ceu neneng, dan mininggal dalam usia 63 tahun. Almarhum meninggalkan seorang Istri yaitu Ibu Tati, serta anak dan menantunya yaitu: Iqbal, Meizir, Rahmadin, dan Ibnu, serta seorang menantu yaitu Marina yang merupakan istri dari Iqbal.

Ada pesan dari keluarga besar Almarhum Abdul Hamied, yang saat Itu bertemu langsung dengan kami, yaitu Ceu Neneng, Bang Maman, Ulie, Zain, dan Dayat, Mereka mengatakan ucapan, “Mohon dimaafkan dengan ikhlas apabila semasa hidupnya, beliau telah dengan sengaja maupun tidak sengaja berbuat dosa dengan kita semua dan mereka pun minta keikhlasannya untuk mendokan Almarhum agar diberi yang terbaik oleh Allah SWT.”

Insya Allah kita semua sebagai saudara, pasti akan penuhi apa yang Keluarga Besar harapkan dan dengan Ikhlas kami memaafkan serta mendoakan Almarhum, agar diberikan yang terbaik oleh Allah SWT……Amien :-)

Posted by: bayushidajat | February 5, 2009

Selamat Berulang Tahun Ke 62

aki-asgar4Alhamdulillah, pada hari ini, tanggal, 5 February 2009, Aki Asgar, berulang tahun yang ke-62. Kami semua mengucapkan selamat berbahagia buat Kel. Aki Asgar.

Semoga Allah SWT, senantiasa memberikan yang terbaik buat orang tua kita sebagai pengganti Almarhum Aki, Melalui limpahan taufiq, rahmat dan hidayah Nya.

Semoga pada usia yang ke 61 ini juga, Aki Asgar diberikan nikmat melalui kesehatan dan rizki.

Secara pribadi saya kagum sama Aki Asgar, dalam usia yang ke-61, masih mampu berkarya dengan baik, masih mampu memiliki etos kerja yang tinggi, masih mampu memberikan idea creative serta sumbangan pemikiran yang tetap uptode dan realistik.

Hal-hal seperti inilah yang menginspirasi kita agar selalu tetap berprestasi dalam hidup. Ini adalah contoh nyata bahwa setiap detik hembusan nafas kehidupannya merupakan ritme ritual ibadah untuk mencari Keridhoan Illahi Robbi.

Usia bertambah kemampuan fisik mungkin bisa berkurang, tetapi semangat hidup, semangat belajar dan berpikir serta semangat untuk beribadah dalam rangka mencari KeridhoanNya, jangan pernah berhenti, Aki. .:-) punten ahh sanes mapatahan ka sepuh, mung urang saling ngemutan wae ieu mah.

Please, siapa yang akan ngucapin selamat dan memberi kesan silahkan langsung dalam komentar blog ini.

Posted by: bayushidajat | January 24, 2009

Satu lagi pini sepuh, meninggalkan kita

Almarhuman Rukmini, Ny

Almarhuman Rukmini, Ny

Foto Seminggu Sebelum Wafat

Foto Seminggu Sebelum Wafat

Innalillahi Wa Inna Illaihi Roji’un. Pada hari Kamis, Tanggal 22 Januari 2009, salah satu pini sepuh kita Almarhummah Rukmini, Ny. telah berpulang ke Rahmatullah. Almarhumah yang lebih akrab dipanggil dengan nama Bi Tintin, telah meninggal dunia dengan tenang pada usia 83 tahun.

Semasa hidupnya Almarhummah berkarya dan mengakhiri karirnya dari PT. Telkom Indonesia, Tbk dan beliau adalah salah satu karyawan senior semenjak perusahaan tersebut masih bernama PTT (Pos Telepon dan Telegrap).

Beliau meninggalkan Putra dan Putri yaitu, Bi Euis, Bi Etty, Kang Tateng, Teh Yayi, Kang Ecep, Teh Elly, Endah dan Nandang, serta  cucu dan cicit dari putra dan putrinya.

Bagi saya pribadi dan saya yakin sama dengan yang lainnya. Sosok Almarhummah adalah figur seorang Ibu, yang ramah dan selalu riang serta penuh warna dalam menjalani kehidupannya. Kenangan kenangan inilah yang sejenak mengenang kita pada saat menjalani masa kecil bermain di Jl. Karang Tineung Bandung yang dulu lebih dikenal dengan nama Kampung Bojonagara, tempat para pini sepuh kita berkumpul.

Beliau telah tenang meninggalkan para anak, cucu dan cicitnya yang seluruhnya telah berhasil dalam study dan berkarir bahkan ada salah satu cucunya putrinya yang hingga meninggal tidak dapat menghadiri pemakaman neneknya karena berkarir dsebagai Geologist pada salah satu Oil Company dan ditempatkan di Negara Italy.

Hikmah dibalik moment ini adalah Tali Silaturahmi dengan saudara kita dan pada hari ketiga wafatnya Almarhummah kami dipertemukan dengan sanak saudara kita yang selama ini hilang komunikasi diantaranya adalah dengan keluarga besar Alm. Wa Abo yang di wakili oleh para putrinya diantaranya hadir, Teh Ida, Teh Lilis dan Teh Nonok, Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan kumpulkan saudara kita yang saat ini hilang kontak karena kesibukan masing-masing dan lahir suatu gagasan untuk reuni dari keluarga besar kita, terutama dari garis keturunan Nenek.

Selamat jalan Bi Tintin, kita semua melepas dengan ikhlas, karena ini adalah keputusan terbaik dari Allah SWT. Semoga segala Amal Kebaikan yang telah Bi Tintin jalankan semasa hidup dapat menempatkan Bi Tintin di Alam Sana, Serta diampuni segala dosa dan seluruh kekurangannya pada saat hidupnya…..Amien.

Seluruh foto dibawah ini pengambilan lokasinya adalah di rumah Almarhummah Bi Tintin pada hari ke tiga wafatnya tepatnya Sabtu, Tanggal, 24 Desember 2009, Pukul 12:00 WIB.

Nenek dan Wa Aning

Nenek dan Wa Aning

Teh Ida, Kang Tateng, Kang Ecep, Teh Tutty, Nenek, Wa Aning, Endah, Teh nonok dan Teh Euis.

Teh Ida, Kang Tateng, Kang Ecep, Teh Tutty, Nenek, Wa Aning, Endah, Teh nonok dan Teh Euis.

Kang Tateng, Teh Lilis, Teh Tutty, Nenek dan Wa Aning

Kang Tateng, Teh Lilis, Teh Tutty, Nenek dan Wa Aning

Posted by: bayushidajat | December 31, 2008

Satu Lagi Cucu Nenek Dikhitan

Nyundatan Si Bungsu Duduy

Duduy & Mama

Duduy & Mama

Pada hari Rabu, 31 Desember 2008, Pukul 05:00, Krisna Dewanto yang lebih akrab dengan panggilan kesayangan “Duduy”, Alhamdulillah telah dikhitan dengan selamat di Klinik Khitanan Paramedika Jl. Soekarno-Hatta Bandung. Dengan diantar oleh kedua orang tua yaitu Ida dan Rianto juga saya sendiri.

Duduy, saat ini sekolah di SDN Kopo Elok, kelas 3 Setelah menyelesaikan ulangan umum dan sebelum pembagian rapor Duduy dan Karina sudah terlebih dahalu berlibur ke Yogyakarta bersama Wa hafiz dan Wa Asri dan ini merupakan kado khitanan.

Selamat buat Duduy, pagi ini udah dikhitan, sing kuat dan sabar serta lekas sembuh.  Asyik kan dapat “uang panyecep” dari semua saudara dan salah satu cita-cita pengen coba naik pesawat udara dan juga kereta api, udah tercapai saat liburan ke Yogyakarta kemarin yaa.

Team Dapur yang dipimpin ama Wa Lenny, dibantu Wa Asri dan Wa Yani juga udah siap dengan nasi tumpeng dan “bakakak hayam”, seperti layaknya selamatan “Budak Sunatan Tradisi Ki Sunda”. Wah bahagia sekali hari ini, Duy.

Resepsi sederhana adalah tradisi keluarga besar kita, Insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 17 januari 2009, pukul 11:00 sampai dengan 14:00 di kediaman Kel. Riyanto, Yang beralamat di Jl. Bintang No. 24, Perumahan Kopo Elok, Bandung. Dengan mengundang saudara, kerabat serta tetangga terdekat.

Wah….., siapkan lagi gentong yang gede Duy, tanggal 17 januari mah sigana bakal penuh tuh gentongnya dengan angpau nya, Ok…..Sekali lagi selamat bernahagia buat Duduy dan Keluarga…… :-)

Karina dan Duduy

Karina dan Duduy (Ceuk Nenek mah Jawa Leutik)

Nenek, Kel. Riyanto and Cingcoleah Group

Nenek, Kel. Riyanto and Cingcoleah Gank

Tah Ranna, Neng Melani teh geus boga budak ayeunamah

Tah Ranna, ieu Neng Melani teh geus boga budak ayeunamah

Sesepuh

Sesepuh

Teteh Faika dan Winda

Teteh Faika dan Winda

Pak Endang dan Anakna Ivy

Pak Endang dan Anakna Ivy

Didit, Asti dan Teteh Faika

Didit, Asti dan Teteh Faika

The Panut's

The Panut's

Guru SMAN Katapang - Kab. Bandung

PT. DI - Group

Posted by: bayushidajat | December 27, 2008

Nenek Dilongok Ku Buyutna

Aki Asgar, Nenek, Tutty, Riyanto, Ida dan Winda

Aki Asgar, Nenek, Tutty, Riyanto, Ida dan Winda

Fitri, Anak-anak, Harun

Fitri, Anak-anak, Harun

Kedua Anak Harun & Fitri

Kedua Anak Harun & Fitri

Pada minggu ini berturut-turut nenek dapat kunjungan silaturahmi dari Aki Asgar pada tanggal 25 Desember 2008, dan keluarga Harun (Suaminya Fitri), pada tanggal 29 Desember 2008. Fitri datang ke Bandung dalam rangka liburan akhir tahun dan mereka mau ajak anak-anak bermain ke Objek Wisata Kawah Putih Ciwidey.

Saat ini Harun berkarir sebagai marketing supervisor di PT. Wings Indonesia untuk produk-produk consumer goods dan ditempatkan di Bandung, sedangkan Fitri berkarya Prudential Indonesia, di Jakarta. Coba perhatikan anak-anaknya merip banget Bapak Adi (Kakeknya)  dan enong (Fajar)…heheheh….

Neng Fitri anu goreng adat keur leutikna si “Embe Yaya”, tea. Dah punya dua anak. Tuh Fitri tong kesel nya kalau kedua anakmu kan tadi bilang barandel, ari masalah bandel mah nurun ka si enong siganamah jeung ka wa bayu kali yaa………..lamun beuki ceurik pasti nurun ke kamu, neng :-)

Sok, sing sabar kedua anak ini walaupun menurut Fitri bandel, tapi keliatannya pinter, geulis….. Insya Allah, kelak mereka jadi generasi penerus kita dan pada sukses, biar Almarhumah Bu Elly bisaa tersenyum di alam sana…..amien :-)

Older Posts »

Categories